Umurku 24 tahun mungkin.
Aku pendiam, atau mungkin boleh dibipang intrivert, yang memandang rendah apalah itu bersosial, apalah itu basa basi, apalah itu apapun itu tentang hubungan antar manusia.
Sudah setahun lebih mungkin aku tidak bekerja. Tidak ada pemasukan, tidak ada aktifitas menghasilkan uang, ya benar aku merasa menjadi beban orang tua. Bapak Ibu masih ada, ya sangat memanjakan diriku. Jarang sekali berkomunikasi atau biasa yang disebut curhat, bahkan dengan keluarga. Mungkin terdengar gila, tapi pernah berpikir aku akan menjadi orang yang kejam. Karena apa ya masturbasi, bahkan sudah sampai level eksibisionis. Banyak dan tidak bisa ku hitung berapa kali. Namun tak bisakah aku hentikan itu semua, yang mungkin aku sudah gila. Di depan orang tua, di depan saudara, ya aku terlihat baik di mata mereka, mungkin. Dan ya aku yang terjijik, terhina, ter apalah semua kata kotor dalam diriku. Semua tentang hal kotor mungkin sudah banyak dalam pikiranku bahkan hati yang di buat dengan sebegitu bersih, sudah lebih kotor dari kubangan air sampah, ya itulah aku. Berawal dari kelas 6 Sekolah Dasar, pertama kali ku melakukan itu, dan terus berlanjut sampai sekarang dan begitulah, bagaimana mungkin? Ya itung terjadi. Nah gila? Ya mungkin. Sampai sekarang yang ku lakukan hanya menutup diri, tapi bukan menutup sarang burung di bawah pusarku. Ya itu sangat gila. Imajinasiku liar, ekspetasi ku tinggi, ya dan itu tak pernah terjadi nyata. Dan aku masih terlihat baik. Ya itu lah yang terjadi. Bagaimana caranya keluar, tak pernah pun aku melakukan itu, yang ada hanya imajinasi, gila ya. Ya mungkin aku masih bisa berpikir positif, dalam sisi yang itu. Tapi ya terlalu dalam aku masuk ke jurang. Banyak sekali pikiran yang menumpuk, bukan berpikir tapi imajinasi mungkin. Yang memang busuk sekali pikiran ku yang hanya memandang dengan hal hal senonoh. Ya aku masih sadar dan sudah gila ya begitulah. Kapan ini berakhir, tolong itu palsu, aku tak tahu jalan hidupku, mana yang aku pilih, mana yang benar, kenapa bisa terjadi dna terus berlanjut, ya mungkin sudah hilang. Aku masih sadar masih bisa berpikir, tapi bagaimana akan kehidupanku tak ada harapan kah, untuk apa sebenarnya, ini gila, ya tapi memang terjadi. Apa yang membuat ini terjadi, apakah yang benar kulakukan begini, tak adakah yang bisa kulakukan, yang ini gila, dan memang begitu, ya ini semua palsu bahkan tulisan ini, yang aku masih sadar dan mungkin akan melakukan terus menerus sampai ajal, gila. Aku ini kenapa, kenapa aku diam bahkan, tak punya hati, itu semua untuk apa. Ya semua tentang uang, tapi apa itu uang, untuk apa semua uang, ya aku sudah sadar
Tetapi aku memang gila, dan itu terjadi. Dan terus terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar